Mencari Tulang Belulang Ayah  

Oleh :

Tempo.co

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Winter's Bone

    Film Winter's Bone

    TEMPO Interaktif, Jakarta -  

     

    WINTER’S BONE

    Sutradara    : Debra Granik

    Skenario     : Debra Granik

    Berdasarkan novel karya Daniel Woodrell

    Pemain        : Jennifer Lawrence , Jennifer Lawrence, Dale Dickey, John Hawkes


    Di sebuah kampung  kaki bukit  Ozark, kawasan Missouri, di selatan Amerika,  Ree Dolly (Jennifer Lawrence) harus mendadak menjadi tua. Dia seorang remaja berusia 17 tahun, yang ketiban tugas mengurus ibunya yang sudah lupa ingatan; kedua adiknya Sonny (12 tahun) dan Ashley (enam tahun). Sang Ayah, Jessup, seseorang yang dicari polisi karena memiliki laboratorium narkotik methamphetamine sudah  menghilang untuk waktu yang lama. Padahal, sheriff sudah mengingatkan Ree bahwa ayahnya menjaminkan rumah yang mereka tempati. Jika hutang tak dibayar segera, rumah itu akan disita secepatnya. Di mana mereka akan berlindung dari salju yang menggigit itu?

    Debra Granik mengisahkan penduduk desa yang luar biasa miskin ini seperti sebuah masyarakat terisolasi yang hidup di sebuah dunia alternatif yang sulit dibayangkan. Pembunuhan dan kekerasan terjadi begitu saja tanpa hukuman; kemiskinan adalah kenyataan yang mereka hadapi sehari-hari begitu ekstrim hingga anak-anak sudah diperkenalkan senjata untuk keperluan berburu binatang.  Sebegitu laparnya,  Ree mengajarkan adik-adiknya berburu tupai agar mereka bisa menikmati dagingnya.

    “Apakah kita juga akan memakan kulitnya?” tanya  Sonny dengan polos dan takzim.

    “Belum…mungkin nanti,” kata Ree . Mungkin dialah satu-satunya remaja di dunia yang belajar sangat realistik menangani kemiskinan.

    Granik memutuskan untuk membuat film tentang kemiskinan dan kepapaan yang tidak meratap. Bahkan Ree dihajar habis-habisan oleh tiga perempuan desa yang keji,  karena mereka menganggap Ree terus menerus membandel mencari ayahnya (sementara orang sekampung menyarankan agar dia tutup mulut dan melupakan ayahnya saja). Meski tubuh babak belur, Ree sama sekali tak sudi untuk menangisi nasib. Hampir tigaperempat film adalah perjuangan Ree mencari sang ayah. Dan itu artinya dia terpaksa bersentuhan dengan dunia hitam narkoba dan mafia kampung.

    Jennifer Lawrence tampil menggebrak. Tak heran jika dia mendapatkan nominasi  Aktris Terbaik Academy Awards tahun ini—yang akhirnya diraih oleh Natalie Portman dalam The Black Swan. Berperan sebagai seorang kakak sulung yang cepat sekali meraih kedewasaan secara terpaksa dengan mengantar adik-adiknya ke sekolah, memasakkan makanan mereka, mengurus agar mereka betul-betul mengerjakan pekerjaan rumah sembari sekalian memusingkan apa yang akan mereka makan hari itu dan hari-hari selanjutnya adalah tugas orang dewasa yang langsung jatuh ke pundaknya. Sang ibu, hidup seperti mayat hidup, tak bisa diharapkan apa-apa lagi.

    Pendekatan yang dingin—bukan hanya karena desa yang diselimuti salju, tetapi karena orang-orang yang bersikap begitu keras nyaris tanpa hati dan rasa—membuat film ini hampir tak realistik. Benarkah ada masyarakat kampung yang sebegitu keji?

    Penyelesaian hidup Ree dan keluarganya—yang penuh darah-- akhirnya menentramkan. Penyelesaian ini juga menjelaskan judul film ini di mana tulang-tulang manusia yang tertimbun dingin salju itu menjadi jawaban kehidupan. Ree harus menunjukkan bukti kematian untuk kehidupan keluarganya. Sebuah film yang luarbiasa tentang kemiskinan.

    Leila S.Chudori



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.